5 Gunung Terbaik Untuk Menikmati Sunrise

Hosting Unlimited Indonesia

Mendaki gunung saat ini sudah menjadi tren baru di dunia traveling. Tiap tahun, gunung-gunung di Indonesia selalu dipenuhi pendaki, baik itu professional ataupun pemula. Saking banyaknya orang yang mendaki gunung, antrean panjang menuju puncak pun sering terjadi di beberapa waktu. Biasanya, antrean seperti ini terjadi saat summit attack atau perjalanan menuju puncak saat dini hari. Pendakian saat dini hari ini memiliki beberapa manfaat, salah satunya adalah agar bisa menikmati indahnya fenomena matahari terbit di atas ketinggian tanpa terhalang bangunan-bangunan yang terbuat dari beton seperti di kota.

Lalu, gunung apa saja yang memiliki pemandangan matahari terbit terbaik yang pantas direkomendasikan untuk kamu? Yuk lihat daftar pegunungan dengan sunrise terbaik berikut ini:

Prau

https://www.tabloidwisata.com/wp-content/uploads/2016/03/Sunrise-Gunung-Prau-dieng.jpg

Gunung setinggi 2.565 meter di atas permukaan laut (mdpl) yang terletak di antara kabupaten Banjarnegara, Wonosobo, Batang, dan Kendal ini memiliki pemandangan matahari terbit kelas dunia yang sering disebut golden sunrise. Di sini, cahaya kuning keemasan yang dipancarkan matahari akan berpadu dengan indahnya bukit Teletubbies-sebuah padang savana berbukit yang ada di jalur pendakian gunung Prau. Saat langit mulai terang, gagahnya gunung Sindoro dan Sumbing yang ada di hadapanmu akan terlihat seperti muncul dari kegelapan.

Waktu terbaik untuk menikmati golden sunrise di gunung Prau adalah saat awal atau akhir musim kemarau karena langit cukup cerah. Sebenarnya di bulan Juli sampai Agustus pun merupakan waktu terbaik untuk melihat isunrise di gunung Prau, hanya saja di waktu seperti itu, jumlah pendaki akan membludak mengingat bulan Juli-Agustus adalah puncak musim panas dan liburan bagi mahasiswa. Kamu juga bisa memilih waktu pendakian saat peralihan dari bulan Januari menuju Desember jika ingin melihat sunrise dengan matahari yang berbentuk bulat sempurna. Tapi, di waktu seperti ini langit lebih sering tertutup oleh awan hujan. Jadi, kamu membutuhkan keberuntungan lebih jika ingin mendaki di penghujung bulan Desember.

Sikunir

https://1.bp.blogspot.com/-dQmMlhxFSuM/VeKRmVM20iI/AAAAAAAABPI/2Sgs1Xm_OdI/s1600/sikunir2.jpg

Bukit setinggi 2.300 mdpl ini masih berada di dataran tinggi yang sama dengan gunung Prau. Jadi secara otomatis, keindahan golden sunrise pun bisa kamu rasakan di sini. Hanya saja, pendakian menuju puncak Sikunir tergolong lebih mudah dan singkat. Kamu hanya membutuhkan sekitar 1 jam perjalanan dari titik awal pendakian. Berbeda dengan puncak gunung Prau yang baru bisa dicapai setelah menempuh perjalanan sekitar 2-4 jam.

Di Sikunir, kamu pun tak perlu repot membawa tenda. Simpan perlengkapanmu di penginapan yang kamu sewa di Dieng, lalu kamu cukup membawa barang berharga, kamera, minuman, dan camilan untuk mengisi tenaga. Pergi ke puncak Sikunir antara bulan Juli atau Agustus adalah pilihan terbaik. Saat itu, masyarakat Dieng sering menggelar festival tahunan bernama Festival Budaya Dieng. Banyak kegiatan seru yang bisa kamu lakukan di Dieng saat festival ini berlangsung. Jadi selain bisa melihat golden sunrise di Sikunir, kamu juga bisa menikmati kersruan festival budayanya.

Rinjani

https://rinjanionline.com/wp-content/uploads/2010/05/rinjani-sunrise.jpg

Banyak pendaki yang bilang kalau gunung Rinjani setinggi 3.726 mdpl adalah yang tercantik di Indonesia. Gunung Api tertinggi kedua di tanah air itu memiliki sejuta pesona yang mampu membuat pendak selalu ingin kembali kesana. Ada padang savanna, hutan tropis, puncak gunung yang bisa melihat seisi Lombok, danau vulkanis sisa amukan gunung Samalas berabad-abad yang lalu, serta gunung Baru Jari si anak Samalas yang muncul di tengah danau vulkanis. Saat matahari terbit, cahaya berwarna kuning keemasan akan bersinar di balik kerucut Rinjani sampai membentuk bayangan seperti piramid yang jatuh ke tengah danau Vulkanis tadi.

Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru (TNBTS)

https://cdn.pixabay.com/photo/2012/02/25/19/05/volcano-16912_960_720.jpg

Di taman nasional yang berdiri di atas tanah seluas 50.276, 3 ha yang terletak diantara kabupaten Lumajang, Malang, Probolinggo, dan Pasuruan ini terdapat lebih dari 10 gunung yang jaraknya sangat berdekatan. Di antara gunung-gunung tersebut, gunung Bromo dan Semeru adalah yang paling popular. Taman nasional ini dikeliling hutan dan kaldera lautan pasir yang sangat luas. Saat matahari terbit, cahayanya akan berpadu dengan indahnya sekumpulan gunung tersebut.

Tempat terbaik untuk menikmati indahnya sunrise di TNBTS adalah di penanjakan Bromo. Semua orang yang ingin melihat fenomena matahari terbit pasti berkumpul di sini. Di penanjakan juga tersedia banyak tempat makan dan penyewaan jaket agar kamu tidak terkena hipotermia.

Kelimutu

Gunung Kelimutu di kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur pernah meletus di masa lalu. Seperti Rinjani, kawah sisa letusannya pun berubah menjadi danau vulkanis yang indah. Keindahan danau Kelimuti terpancar dari warnanya yang beragam. Lalu, bayangkan bagaimana jadinya jika indahnya danau vulkanis Kelimuti berpadu dengan bias sinar matahari pagi yang kekuningan? Jawabannya hanyalah keindahan. Inilah yang akan kamu dapatkan jika berkunjung ke sana. Tak perlu khawatir, akses menuju danau Kelimuti tidaklah sulit. Banyak jalan setapak yang dikelola secara apik.

Untuk mencapai semua gunung di atas, kamu bisa menggunakan berbagai moda transportasi seperti mobil, kereta, kapal laut, atau pesawat. Tentunya dengan menggunakan pesawat, kamu bisa menghemat waktu perjalanan agar kamu bisa menikmati keindahan gunung tadi lebih lama. Tak perlu takut merogoh kocek terlalu dalam, karena banyak tiket pesawat termurah yang bisa kamu dapat. Kamu dapat mencari promo tiket pesawat murah di Reservasi.com. Jadi tunggu apalagi, ayo kemas barangmu dan nikmatilah indahnya matahari terbit sesegera mungkin.

Incoming search terms:

Hosting Unlimited Indonesia