Apa Itu Celah Keamanan BlueBorne?

Hosting Unlimited Indonesia

Masih ingat dengan ransomware WannaCry yang sempat menyebar pada Mei 2017? Ransomware tersebut memanfaatkan celah keamanan yang ada di sistem operasi lama Windows seperti XP dan memakan korban hampir di seluruh dunia sebelum berhasil dilumpuhkan.

Pada pertengahan September 2017, Armis Labs, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang keamanan yang berhubungan dengan Internet of Thing (IoT) menemukan sebuah celah keamanan pada perangkat-perangkat yang memiliki koneksi Bluetooth, celah keamanan ini diberinama BlueBorne.

BlueBorne merupakan sebuah celah keamanan yang memungkinkan hacker untuk terhubung dengan perangkat orang lain melalui Bluetooth dan melakukan hal-hal yang tidak diinginkan seperti mencuri data-data pribadi, menyadap hingga mengendalikan perangkat sepenuhnya. Bahayanya lagi, melalui celah keamanan ini, pelaku tidak perlu mendapatkan izin dari perangkat lain untuk bisa terhubung, bahkan ketika perangkat disetting untuk tidak bisa ditemukan.

Celah keamanan ini diketahui mempengaruhi berbagai perangkat mulai dari smartphone dan tablet yang menjalankan Android maupun iOS, komputer yang menjalankan Windows maupun Linux hingga smartwatch dan speaker yang memiliki koneksi Bluetooth.

Video dibawah ini menunjukan bagaimana hacker bisa memanfaatkan celah keamanan ini untuk masuk dan mengendalikan smartphone berbasis Android dari korbannya.

Dalam demo tersebut terlihat hacker bisa membuka kamera, mengambil foto dan mengirimkan foto korban tersebut kembali kepadanya. Itu hanya contoh dari apa yang bisa dilakukan orang jahat dengan memanfaatkan celah keamanan ini. Mengingat koneksi Bluetooth pada umumnya sekitar 10 meter, Blueborne menjadi lebih berbahaya di tempat-tempat keramaian seperti mall, ruang tunggu, restoran dan cafe.

Untungnya, saat ini, Armis Labs sudah bekerjasama dengan sebanyak mungkin vendor untuk menutup celah keamanan ini dan beberapa celah keamanan lain yang mereka temukan yang berhubungan dengan koneksi tanpa kabel (wireless).

Cara Mencegah dan Mengatasi Blueborne

Cara mencegah agar tidak ada orang-orang jahat yang memanfaatkan celah keamanan ini untuk masuk ke dalam perangkat adalah dengan mematikan koneksi Bluetooth ketika sedang tidak digunakan dan berusaha mengindari menggunakan koneksi Bluetooth di keramaian dimana kita akan diam di tempat dalam waktu yang cukup lama, misalnya menggunakan earphone Bluetooth untuk mendengarkan musik di cafe.

Cara mengatasi Blueborne adalah dengan tetap menjaga agar software pada perangkat baik itu iOS, Android, Windows atau Linux dalam keadaan terupdate. Apple, Android dan Windows kabarnya sudah merilis patch untuk menambal celah keamanan ini sementara belum ada informasi tentang sistem operasi Linux. Jadi, ingat untuk selalu mengupdate softwaremu!

Incoming search terms:

Hosting Unlimited Indonesia