Dampak Bulan Purnama pada Kualitas Tidur

Hosting Unlimited Indonesia

Menurut data survei tahunan dari National Sleep Foundation’s (NSF) di Amerika Serikat, baik anak-anak maupun orang dewasa mengalami gangguan tidur atau memiliki kualitas tidur yang buruk. Ada beberapa penyebab utama dari masalah ini mulai dari suhu ruangan, cahaya, kebisingan atau aktivitas malam yang membuat seseorang sulit untuk tertidur.

Mungkin banyak yang belum mengetahui kalau bulan purnama ternyata juga memiliki pengaruh pada kualitas tidur seseorang. Penelitian yang dimuat dalam jurnal Current Biology menindikasikan bahwa bulan purnama memiliki dampak negatif pada tidur seseorang. Dalam penelitian ini, terdapat 33 orang yang melewati malam selama 3 1/2 hari di dalam lab.

full-moon-beyond-the-pines-728-x-400

Menariknya, baik pada partisipan maupun peneliti tidak beritahu bahwa salah satu faktor yang digunakan dalam penelitian ini adalah fase bulan yang sedang penuh. Para partisipan tidur di dalam sebuah ruangan yang sangat gelap sehingga tidak ada cahaya yang bisa masuk. Karena sudah dikonfirmasi bahwa cahaya memiliki efek pada tidur seseorang. Partisipan dipasangkan alat agar para peneliti bisa memonitor seberapa cepat mereka tertidur, lamanya mereka tidur dan gelombang otak selama mereka tertidur.

Hasilnya, para partisipan membutuhkan waktu 5 menit lebih lama untuk tertidur selama bulan purnama, mereka kehilangan hingga 20 menit waktu tidur mereka selama periode ini dan yang paling mengejutkan, partisipan kehilangan 30% fase deep sleep atau tidur lelap mereka saat bulan sedang purnama.

Penelitian ini awalnya bertujuan untuk mengevaluasi kadar melatonin dan hubungannya dengan tidur seseorang, hingga pada 2010 para peneliti menemukan bahwa data dari penelitian tersebut juga bisa digunakan untuk mengevaluasi dampak bulan purnama pada tidur seseorang.

Salah satu faktor utama yang menyebabkan seseorang bisa tidur nyenyak atau tidak adalah kadar melatonin. Kadar melatonin akan menurun saat kita terekspos terlalu banyak cahaya pada malam hari dimana kadar melatonin harusnya meningkat dan membuat kita mengantuk dan tertidur. Perlu diingatkan lagi bahwa para partisipan pada penelitian ini tidur di ruangan gelap, dimana cahaya buatan pun tidak bisa masuk, tapi bagaimana mungkin kadar melatonin mereka menurun? Dibutuhkan penelitian lebih mendalam lagi tentang fenomena ini mengingat bahwa data ini didapat dari penelitian yang tidak menyangkut bulan purnama. Bagaimana bulan bisa mempengaruhi kita walau kita tidak bisa melihatnya saat tidur?

Hosting Unlimited Indonesia