POS RONDA, Serious it or not?

Hosting Unlimited Indonesia

Sepertinya sudah lumayan lama sejak terakhir saya melakukan wawancara dengan blogger lainnya ya. Tapi, kali ini saya punya sesuatu yang ISTIMEWA. Saya tidak mewawancarai seorang blogger, tapi seorang founder dan pemred, keren gak? Dia adalah founder dari sebuah situs yang memiliki tema lumayan langka di Indonesia.

Nama situsnya POSRONDA.NET, ada yang tau? Diberkatilah hidupnya bagi kalian yang sudah tau. 😀 Bagi yang belum tau, POSRONDA adalah situs dengan tema satir parodi. Gak tau satir? Nih, jawaban dari Wikipedia.

Satire adalah gaya bahasa untuk menyatakan sindiran terhadap suatu keadaan atau seseorang.Satire biasanya disampaikan dalam bentuk ironi, sarkasme, atau parodi. Istilah ini berasal dari frasa bahasa Latin satira atau satura (campuran makanan).

 

Di luar negeri, ada banyak situs-situs dengan tema seperti itu. Misalnya The Onion dan The Unreal Times.

Kirak-kira seperti itulah gambaran POS RONDA. Walau baru “lahir” 1 April 2014 lalu, situs ini sudah cukup memberi warna baru dan angin segar pada dunia online di Indonesia dan juga dunia politik. Kalau dulu, kita bisa menyimak candaan-candaan politik di TV atau radio saja, sekarang kita juga bisa menikmatinya lewat POS RONDA.

Biar tidak berlama-lama, berikut ini hasil wawancara saya dengan Shaka Mahottama, founder sekaligus pemred POSRONDA.NET

Nama : Shaka Mahottama

Okupasi : Enterpreneur, Editor-in-Chief POS RONDA

Pendidikan : S1 Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP-UI, S2 Ilmu Hubungan Internasional FISIP-UI

PertanyaanJawaban
Kapan POSRONDA.NET mulai online dan bagaimana sejarahnya?Artikel pertama POS RONDA terbit pada tanggal 1 April 2014. Judulnya “Pengembang Piranti Lunak Siapkan Program Untuk Memilih Cawapres.”Link:
https://posronda.net/2014/04/01/pengembang-piranti-lunak-siapkan-program-untuk-memilih-bakal-cawapres/Adanya POS RONDA sebenarnya berawal dari diskusi politik bersama teman-teman dekat. Sering sekali diskusi politik informal itu berlangsung. Seringkali juga, tiap isu politik, sosial, budaya, atau apapun diplesetkan menjadi unsur parodi dan komedik melalui celetukan-celetukan, akhirnya malah ketawa-ketiwi sendiri.Tapi lama-kelamaan, kami sadar bahwa isu politik yang berkembang di media massa ya itu-itu saja. Monoton. Isinya berkisar antara si A menggonggong si B, atau sebaliknya. Akhirnya yang dibahas di media hanyalah konflik antara A dan B, tapi isu atau permasalahan intinya sama sekali tidak tersentuh.Lalu kami pikir, mau sampai kapan? Yang ada nanti dalam benak masyarakat, politik adalah gonggong-menggonggong. Dan generasi muda akhirnya hanya mengenal bahwa politik itu berisik, politik itu brutal, dan politik itu kotor.

Intinya, politics isn’t fun. Akhirnya ini menjadi deterring factors bagi orang-orang, terutama generasi muda. Mereka menjauh dari kepedulian politik.

Karena kegemaran untuk memplesetkan isu dalam diskusi itu, ditambah lagi dengan kegemaran membaca situs-situs satir dan faux news seperti The Onion, muncul ide untuk membuat situs satir juga, yang berbasis online.

Kenapa tidak? Di negara-negara demokrasi lainnya, ini hal biasa. Amerika Serikat, Inggris, Australia, situs-situs satir yang membahas politik sudah banyak. Bahkan begitu juga dengan Singapura dan India.

Situs-situs itu dikelola secara profesional. Di Indonesia bukannya tidak ada. Ada situs-situs yang mendedikasikan dirinya untuk satir dalam konteks faux news, isinya juga lucu-lucu. Tapi banyak yang sudah tidak aktif lagi dan kami tidak tahu kenapa.

Nah, POS RONDA ingin mengisi celah yang kini baru diisi sedikit pihak di Indonesia: situs satir dan parodi politik yang dikelola secara profesional.

Kami ingin membuktikan bahwa politik tidak selamanya membosankan, bahwa politik bisa dinikmati dengan cara yang menyenangkan.

Kami ingin mengangkat isu-isu yang selama ini mungkin luput dari daftar isu yang dibahas oleh media online yang mainstream. Kami juga ingin dapat mengkritik dan memberikan masukan terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah atau pihak-pihak tertentu, tentunya dengan cara satir.

Kenapa sih nama alamat URL-nya POSRONDA, apa ada cerita dibaliknya?Kenapa POS RONDA? Ini sering ditanyakan. Kadang-kadang banyak yang berkomentar, “Baca nama POS RONDA aja udah bikin ketawa.”Sebenarnya nama POS RONDA kami pilih karena beberapa hal.Pertama, karena nama POS RONDA bisa dijadikan nama sebuah media. Misalnya, Washington Post, New York Post, Pos Kota, kenapa tidak juga dengan Pos Ronda?Kedua, karena dalam kultur masyarakat Indonesia, pos ronda adalah simbol siskamling, tempat pengawasan di tingkat akar rumput, dan juga tempat warga masyarakat cangkrukan mengobrol mengenai segala macam isu dengan santai dan penuh senda gurau, terutama isu-isu politik di akar rumput.Jadi biasanya, di pos ronda-lah, ditemani kopi atau teh hangat, sambil makan pisang goreng, atau singkong goreng, Pak Hansip, Pak RT, dan para warga bisa berkumpul santai dan berbicara soal apa pun yang menjadi topik hangat di masyarakat.

Mereka bisa bebas berkomentar, mengkritik, memberikan solusi (meskipun kemungkinan tidak didengar). Pos ronda adalah simbol masyarakat akar rumput.

Kenapa memilih tema “berita satir” apalagi di bidang politik? Bukankah itu “sedikit berbahaya”? Kalau nanti ada yang tersinggung bagaimana? 😀Pertama-tama, harus diluruskan bahwa kami tidak pernah menyebut publikasi kami di POS RONDA sebagai ‘berita’.Kami menyebutnya ‘artikel’, ‘tulisan’, atau ‘cerita’. Artikel POS RONDA dikerjakan oleh para ‘penulis’, bukan ‘reporter’ ataupun ‘jurnalis’.Kenapa satir? Kelebihan dari satir bagi kami ada dua: kebebasan dan fleksibilitasnya. Batas satir adalah imajinasi dan kreativitas masing-masing individu, serta bagaimana keahlian individu tersebut mengolah bahan satir menjadi sesuatu yang menarik untuk dinikmati orang lain dengan tetap tidak menghilangkan esensi pesannya.Mengenai singgung-menyinggung, manusia Indonesia sudah semakin cerdas dan terbuka, itu pasti, dan semakin menerima satir politik. Pada masa Orde Baru yang dikenal otoriter saja, ada satir dan parodi seperti Panji Koming. Masa Orde Lama pasti juga ada.Dan pada masa reformasi, di mana masyarakat semakin terbuka dalam menerima informasi, juga muncul satir-satir seperti Republik BBM dan lain-lain.

Pada dasarnya satir dan parodi merupakan bagian dari sejarah politik, atau pendidikan politik, di Indonesia.

Tapi tantangan untuk membuat situs satir dan parodi politik pasti tetap ada. Dari sisi pembaca, sudah banyak yang paham apa itu satir, apalagi di POS RONDA, sifat satir situs kami sudah dicantumkan dalam laman disclaimer.

Tapi ternyata juga masih banyak yang hanya membaca judul saja tanpa mencari tahu lebih lanjut bahwa itu adalah satir. Atau bahkan mungkin tidak tahu apa itu satir.

Di situs media mainstream juga banyak pembaca yang hanya melihat judul tanpa melihat isi artikel berita, lalu asal komentar. Tapi itu hal biasa. Memang resiko dan tantangan yang ada dalam usaha pendidikan politik.

Siapa atau apa sih yang menjadi sumber inspirasi dari redaksi posronda.net? Mengapa?Inspirasi jelas berasal situs-situs satir dan parodi seperti The Onion. Selain the Onion, ada juga Private Eye, Daily Currant, NewsBiscuit, NewsMutiny, kemudian di India ada The Unreal Times.Jelas bahwa mereka merupakan benchmark bagi POS RONDA. Kami berharap mencapai level profesional, terutama seperti The Onion. Prinsip kami, jika ingin melakukan sesuatu, yang menjadi benchmark tentu harus yang terbaik.Tapi dari segi cara bertutur dan tema, POS RONDA mungkin paling mirip dengan situs satir Newslo (www.newslo.com).Newslo sendiri juga baru didirikan tahun 2012, tapi pendekatan hybrid yang dimilikinya memberikan sesuatu yang segar dalam ranah satir politik.
Apa sih tujuan utama dari posronda.net? Hanya untuk sekedar bercanda atau ada yang lain?Pada dasarnya POS RONDA memiliki misi mengusung pendidikan politik. Seperti dituliskan sebelumnya, kami ingin membuktikan bahwa politik bisa menyenangkan. Kami ingin mengembalikan ketertarikan pada politik.Selain itu, melalui satir kami juga lebih leluasa untuk memberikan kritikan, menawarkan solusi, dan mengangkat isu-isu sosial politik yang kami anggap penting.Kami ingin POS RONDA diperhitungkan oleh arus politik mainstream, meski dengan cara satir.Situs seperti The Onion dan lainnya telah memberikan dampak yang cukup besar bagi politik mainstream. Apa yang mereka terbitkan diperhitungkan, meskipun orang-orang tahu bahwa apa yang mereka tulis adalah satir dan parodi.
Bagaimana kiat-kiat menghadapi orang yang salah paham dengan berita yang ada di posronda.net? Terutama saat berita “Virus Mers” yang sempat bikin heboh.POS RONDA memiliki guidelines tersendiri dalam menerbitkan artikel. Kami sebisa mungkin menghindari topik SARA apabila isunya sangat sensitif, dan mencoba menghindar dari satir gosip-gosip para selebritis dunia hiburan. Kami berpendapat bahwa pendidikan politik dapat dicapai tanpa harus mengeksploitasi hal-hal tersebut.Dalam disclaimer POS RONDA, kami juga mengakui bahwa menulis satir bukan hal yang mudah. Sifatnya ringkih, delicate karena bisa menyangkut isu atau personal yang sensitif, harus bisa menohok tapi harus tetap elegan agar tidak jatuh kualitasnya menjadi tulisan murahan. Kritik dan opini yang disajikan dengan satir yang elegan pada akhirnya tidak menjadi sekedar tulisan, tapi seni.Soal kesalahpahaman, kami kembali tegaskan bahwa seluruhnya telah tercantum dalam disclaimer, termasuk bila ada yang mereasa tersinggung, atau ada yang ternyata menganggap artikel parodi kami sebagai berita faktual dan menyebarkannya.
Apakah posronda.net punya “sesuatu yang baru” dalam waktu dekat yang akan diberikan kepada para pembaca?Kami memiliki banyak rencana untuk POS RONDA, tapi harus digarisbawahi bahwa kami tidak mau terburu-buru. The Onion bisa menjadi sebesar sekarang membutuhkan waktu lebih dari 20 tahun. Newsbiscuit juga memasuki tahun ke-8. Sementara itu, POS RONDA baru menerbitkan artikel perdana tanggal 1 April kemarin. Ibarat manusia, baru lahir. Perjalanan pastinya masih panjang.Saat ini, fokus POS RONDA adalah memperkuat kualitas dan konsistensi konten, membangun server yang mandiri, serta mendesain ulang website agar user interface-nya bisa lebih menarik dan bersahabat bagi para pembaca.

 

Ayo terus dukung situs-situs kreatif dan punya misi hebat seperti POS RONDA agar Indonesia makin cerdas.

Incoming search terms:

Hosting Unlimited Indonesia