Qualcomm dan Vivo Memamerkan Fingerprint Dibawah Layar

Hosting Unlimited Indonesia

Pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2017 di Shanghai, Qualcomm mengumumkan chip terbaru mereka yaitu SnapDragon 450. Chip dari Qualcomm digunakan oleh dari 50% smartphone dunia saat ini, mereka sudah membuktikan kemampuan chipnya dengan SnapDragon 835  yang digunakan oleh banyak flagship dan kini, mereka mengincar smartphone kelas menengah dengan SD450.

SnapDragon 450 ini ‘membuang’ arsitektur 28 nanometer dan menggantinya dengan arsitektur 14 nm yang artinya chip ini lebih efisien dalam menggunakan daya, mengurangi panas yang dihasilkan namun tetap meningkatkan performa hingga 30%. Adreno 506 GPU terbaru juga meningkatkan performa grafis hingga 25% dibanding generasi sebelumnya. Chip terbaru ini juga menerapkan teknologi Qualcomm’s Quick Change 3.0 yang punya kemampuan charging dari 0-80% dalam 30 menit saja. SD450 juga akan mendukung dual-camera dan layar Full-HD yang meruapakn sebuah berita baik bagi pembeli smartphone kelas murah hingga menengah di masa depan.

Tapi, apa yang paling menarik adalah generasi terbaru dari ultrasonic fingerprint yang memungkinkan sensor deteksi sidik jari berada dibawah layar, kaca, metal bahkan bisa tetap bekerja dibawah air. Sensor baru ini bisa mendeteksi sidik jari melalui layar OLED bahkan hingga setebal 1200 nm sementara bisa mendeteksi melalui kaca setebal 800 nm dan aluminium setebal 650 nm.

Teknologi ini tentu akan membuat produsen smartphone menghadirkan lebih banyak smartphone bezel-less di masa depan. Berita baiknya lagi, produsen smartphone asal Tiongkok, Vivo, bahkan sudah mendemonstrasikan produk terbarunya yang menerapkan teknologi ini pada ajang yang sama. Sayangnya, sensor yang didemontrasikan belum bisa secepat sensor sidik jari tradisional dan diperkirakan sensor baru ini akan meningkatkan ongkos pembuatan smartphone yang menerapkannya.

Qualcomm memprediksi bahwa produk yang menerapkan teknologi akan hadir di pasaran paling cepat pada awal tahun 2018, yang artinya kemungkinan besar baik Apple maupun Samsung belum akan menerapkan teknologi ini pada flagship terbaru mereka.

Incoming search terms:

Hosting Unlimited Indonesia