Review Captain America : Civil War, Perpecahan Avengers?

Hosting Unlimited Indonesia

Captain America : Civil War mungkin menjadi salah satu film yang paling ditunggu di Indonesia untuk akhir April 2016, selain Ada Apa Dengan Cinta? 2 (AADC 2) tentunya. Seperti sudah diperlihatkan pada beberapa teaser dan trailernya, film ketiga Captain America ini berpusat pada dua tokoh penting di Avengers yaitu Captain America dan Iron Man. Bahkan untuk memanaskan ‘perang’, Marvel membuat tagar #TeamCap untuk pendukung Captain America dan #TeamIronMan untuk pendukung Iron Man.

Berdasarkan trailernya, Avengers terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok Iron Man adalah para Avengers yang setuju untuk ‘terdaftar’ di pemerintah sementara Kelompok Captain America adalah para Avengers yang ingin mereka tetap menjadi organisasi swasta tanpa ‘pengawasan’ pemerintah.

Berikut ini sinopsis Captain America : Civil War (with Spoiler)

Setelah peristiwa di film Avengers : Age of Ultron, dunia sekali lagi terhindar dari kiamat berkat perjuangan para Avengers. Tapi, benarkah demikian? Saat Avengers bertarung dengan Ultron di Sokovia, banyak sekali warga sipil yang menjadi korban dan hal itu menganggu hati nurari para pahlawan, terutama Iron Man.

Singkat cerita setelah sebuah peristiwa besar lain yang melibatkan banyak nyawa ketika Avengers beraksi, PBB ingin Avengers berada dibawah pengawasannya dengan membuat sebuah perjanjian bernama Perjanjian Sokovia (di komiknya disebut sebagai Superhuman Registration Act/SRA). Iron Man tentu setuju, tapi tidak dengan Captain America.

Masalah muncul ketika Winter Soldier (Bucky) yang selama ini menghilang, dituduh sebagai dalang yang mengagalkan penandatanganan Perjanjian Sokovia di markas PBB, yang membuat raja Wakanda (ayah Black Panther) terbunuh. Captain America tentu tidak langsung percaya dengan hal itu, dia bersama Falcon akhirnya membantu Bucky kabur dari kejaran polisi dan Black Panter.

Bucky, Captain America dan Falcon pada akhirnya ‘ditangkap’. Captain America hampir saja setuju untuk menandatangani Perjanjian Sokovia, sebelum Iron Man mengatakan bahwa Vision sedang ‘menahan’ Scarlet Witch di markas Avengers. Sementara itu, di markas PBB, Bucky di introgasi oleh seorang psikolog yang justru mengaktifkan kembali program Winter Soldier-nya.

Saat Bucky berusaha kabur, Captain America berhasil menghentikannya. Bucky kemudian menerangkan bahwa sang psikolog bertanya tentang sebuah misi di Siberia padanya, dimana ternyata ada 5 Winter Soldier lain selain dirinya. Captain America mengumpulkan timnya yaitu Falcon, Hawk Eye, Bucky, Scarlet Witch dan Ant-Man untuk pergi ke Siberia dan menghentikan psikolog yang ternyata mantan tentara Sokovia. Sementara Iron Man mengumpulkan timnya yaitu War Machine, Black Widow, Black Panther, Vision dan Spider-Man. Kedua tim ini terlibat sebuah pertarungan seru di Bandara.

civil war

Singkat cerita, Captain America dan Bucky berhasil sampai di Siberia. Dan setelah menjernihkan sedikit pikirannya, Iron Man juga ikut datang dibuntuti oleh Black Panther. Di tempat tersebut, Iron Man dan Captain America sudah sempat ‘berdamai’. Sayangnya, sebuah peristiwa membuat Iron Man begitu marah terhadap Bucky dan Captain America terpaksa menghentikan Iron Man. Sementara, Black Panther berhasil menangkap sang psikolog dan menahan diri untuk tidak membunuhnya.

Pada akhir cerita, Iron Man, Vision dan Spider-Man mungkin hanya segelintir super hero yang masih resmi tergabung dalam Avengers. Sementara, sisanya bersembunyi dan siap untuk membantu jika Iron Man membutuhkan mereka.


Opini tentang Captain America : Civil War

Plot

Oke, pertama tentang jalan cerita film secara keseluruhan serta kaitannya dengan komik. Alasan perseteruan antara Iron Man dan Captain America (jika hanya melihat trailer) mungkin banyak yang mengira bahwa Iron Man setuju diawasi pemerintah sementara Captain America tidak. Tapi, masalahnya ternyata lebih rumit dari itu. Dan itu menjadi sebuah plot twist yang sangat mengejutkan menjelang film.

Cerita Civil War di komik dan film tentu sangat berbeda. Seperti tidak munculnya beberapa super hero seperti para X-Men dan Fantastic Four yang seharusnya terlibat dalam Civil War.

Fighting

captain-america-vs-iron-man

 

Dari semua film dalam Marvel Cinematic Universe, Captain America : Civil War menjadi favorit saya pribadi dalam urusan pertarungan. Baik pertarungan antara kekuatan super / teknologi super atau pertarungan tangan kosong terasa lebih meyakinkan. Gerakan para pemain tidak lagi kaku dan amatiran, tapi sudah seperti orang-orang yang mengerti prinsip dasar dalam bertarung.

Pembuka Phase 3

Captain America : Civil War menjadi sebuah pembuka yang manis untuk phase 3 dari Marvel Cinematic Universe. Setelah Captain America, Marvel akan ‘memperkenalkan’ beberapa superhero barunya seperti Doctor Strange, Black Panther dan Spider-Man dalam beberapa film dan membuat sekuel dari Thor dan Guardian of Galaxy. Hingga pada akhirnya mereka akan bersatu (dalam sebuah comeback yang epik) untuk melawan musuh yang sebenarnya dalam Avengers : Infinity War.

Walau saya pribadi tidak suka dengan ending yang menurut saya menggantung dari film ini, tapi ini merupakan cara yang tepat karena ini merupakan film pembuka yang tentunya harus membuat penonton penasaran dan menunggu untuk kisah berikutnya.

Hosting Unlimited Indonesia