Robot Overlords, Film Keren yang Kurang…

Hosting Unlimited Indonesia

Sejak menonton Cloud Atlas dengan cerita yang cukup ‘ribet’, saya jadi menaruh perhatian pada film-film indie. Ternyata, walau tidak berbiaya mahal, tapi kualitas mereka bisa dikatakan lumayan serta memiliki cerita yang menarik. Salah satunya adalah Robot Overlords.

Judul aslinya adalah Our Robot Overlords, menceritakan tentang invasi robot alien yang ingin “menambang” di bumi, ras robot cerdas ini berjanji akan meninggalkan bumi ketika mereka sudah selesai “menambang” pengetahuan dari umat manusia.

Sayangnya, robot-robot ini juga menerapkan beberapa syarat. Seperti setiap orang tidak boleh meninggalkan rumahnya tanpa ijin dan sebagainya. Setiap manusia dipasangi implan elektronik di lehernya, ini digunakan oleh para robot untuk memantau pergerakan manusia dan secara tidak langsung “mengendalikan” mereka.

Beberapa anak akhirnya mengetahui bagaimana cara mematikan implan di leher mereka dan membuat mereka “tidak terlihat” oleh para robot. Awalnya mereka hanya menggunakannya untuk senang-senang, tapi akhirnya mereka sadar betapa pentingnya hal itu untuk menyelamatkan manusia yang “terpenjara” di buminya sendiri.

Anak-anak ini dipimpin oleh seorang anak berbakat bernama Sean Flynn, dia sangat ingin bertemu lagi dengan sang ayah. Saat perjalanan tersebut, dia bertemu dengan Robin Smythe, seorang collaborators, orang-orang yang menjadi penghubung manusia dengan perwakilan para robot. Karena akhirnya, Sean dipasangi implan baru yang semula bertujuan untuk mengambil semua ingatan dan pikiran yang dia miliki.

Sayangnya, sebelum ingatan dan pikirannya sempat “ditambang”, teman-temannya berhasil menyelamatkannya. Sekarang, Sean pun memiliki kekuatan untuk mengendalikan para robot. Dia pun menggunakan kekuatannya untuk melawan para collaborators dan para robot.

Setelah pencarian yang cukup lama, sebuah petunjuk muncul tentang sekumpulan orang yang tinggal di bekas tambang timah. Disanalah Sean berkumpul kembali dengan ayah dan ibunya. Sayangnya, para robot dibantu oleh Smythe berhasil menemukan mereka. Smythe pun berjanji akan memberikan pengampunan asalkan mau menukarnya dengan Sean.

Tapi, Sean sudah pergi. Dia pergi menuju sebuah kapal yang cukup besar dan mengendalikannya menuju “Cube”, sebuah kapal induk berbentuk kubus. Sebelum rencananya berhasil, seorang Mediator, robot berbentuk manusia mengatakan sangat tertarik dengan kemampuan yang dimiliki Sean. Tapi, Sean tidak peduli dan terus melanjutkan rencananya.

Hampir saja Sean tidak berhasil menghindar dari tabrakan antara kapal yang dikendalikannya dengan Cube. Saat tabrakan terjadi, Mediator tidak berhasil menyelamatkan diri dan akhirnya rusak. Melalui Mediator yang rusak, Sean mengirimkan pesan pada seluruh robot untuk menghentikan invasi.

Film ini ditutup dengan adegan pesta di sebuah kota dimana Sean, ayah, ibu dan semuanya bergembira merayakan berakhirnya invasi. Tepat diakhir film, Sean melihat sesuatu yang jatuh dari sebuah kastil yang letaknya tidak jauh dari lokasi pesta.


 

Secara keseluruhan, film ini keren, temanya pun sangat menarik. Ya, walaupun tema robot menginvasi bumi bukanlah kali pertama ini difilmkan. Apalagi ada beberapa nama besar seperti Gallian Anderson yang dikenal melalui serial TV “The X-Files”. Lalu ada Callan McAuliffe (berperan sebagai Sean) yang bermain dalam film “I am Number Four” serta Ben Kingsley yang banyak membintangi film keren seperti “The Dictator”, “Iron Man 3”, “Ender’s Game” hingga “Exodus : Gods and Kings”.

Sayangnya, film ini sedikit agak aneh. Saya kebingungan menentukan apakah ini film untuk anak-anak, atau untuk remaja. Jika untuk anak-anak, kenapa ada cerita cinta dan usaha Smythe dalam merebut hati ibunya Sean dan kenapa juga terdapat kata-kata kasar? Lalu, jika untuk remaja, film ini punya plot yang terlalu datar.

Bagi saya sih, cerita ini lebih cocok dijadikan sebuah serial TV untuk anak-anak dari pada sebuah film. Karena, dalam filmnya pun, masih banyak sekali pertanyaan yang belum terjawab. Kenapa begini dan kenapa begitu. Atau mungkin, pertanyaan itu akan terjawab dalam sekuel filmnya yang menurut isu akan dirilis pada 2016 dengan judul “Robot Warlords”.

Incoming search terms:

Hosting Unlimited Indonesia